
“Kita dan Restu Semesta”
Tuan, saban hari diteras-teras aksa
Aku memaksa waktu atas dasar restu
Melawan segala takdir yang tertulis
Meminta agar kita pada cerita yang sama
Namun, kita kalah telak pada realita
Hingga cinta dan kisah kita fatamorgana
Halusinasi tentang restu hanya harap belaka
Tuan, semesta membenci kita
Tapi Tuan? Mungkinkah kita melawan segala
restu?
Agar kelak aku menari dibawah rintik hujan
malam
Bersama mendekap tiap denting-denting lirih
lirik nada
Tapi, terlalu tergesa-gesa sadar, bahwa
kita telah tak lagi
bersama atas dasar perestuan semesta.
Bionarasi
Abang Ardhi Wiranto, kerap dipanggil
wiranto. Seorang
mahasiswa jurusan Fisika Di Universitas
Tanjungpura,
Wiranto adalah seorang yang gemar menulis
puisi dan
membaca puisi dan selalu mempublish karya
di akun
Instagram @its_wira00.
0 Komentar